Kamis, 20 Mei 2010

PVElite versus Compress

    Hmm...Hari ini saya mulai menulis Blog lagi.
    Pokok bahasan yg akan saya angkat sekarang adalah mengenai Software-software yang di pakai sehari-hari oleh para Design Engineer untuk men-desain Pressure Parts (ex: Pressure Vessel, Heat Exchanger). 
    Agar lebih menarik, saya HANYA akan fokuskan ke 2 (dua) software yg "notabene" banyak diketahui/dipakai orang.
    Kedua software tersebut adalah PVElite yang dikeluarkan oleh COADE Inc. dan COMPRESS yang dirilis oleh Codeware Inc. 
    Note untuk pemula, sebelum menggunakan software ini ada bagusnya anda memahami Code ASME Section VIII Div.1, Div.2 atau kalau perlu Div.3 sekalian. Karena konsep perhitungan / kalkulasi yang di pergunakan kedua software ini berlandaskan dari Code tersebut.
 
   Saya akan membandingkan kedua software tersebut dari kacamata sendiri sebagai End User secara UMUM, bukan berdasarkan review dari sumber manapun di internet.


PVElite Menu
    Saya menggunakan Latest Version (PVElite 2010) lengkap dengan Green USB Dongle HASP LM alias software ini resmi dibeli oleh perusahaan tempat saya kerja.
Saat PVElite dijalankan pertama kali, program ini akan menanyakan satuan Standard yang akan di pakai. Ada 4 Radio Button yang bisa di pilih sesuai dengan kebutuhan anda.

      
    Bila anda familiar dengan satuan British, silahkan memilih ANSI Imperial. Atau anda lebih senang dengan SI (Standar Internasional), silahkan pakai Metric sebagai referensi anda.




    Semua ada kelebihan & kekurangannya, termasuk efeknya ke Parameter & Equipment pendukung desain. Jadi, user harus paham dengan conversion factor bila memakai salah satu satuan. 
    Misalnya nih, anda akan membuat Nozzle dengan Nominal Pipe Size Ø 2 inch. Bila satuan Imperial yang anda pakai, cukup memilih Ø 2 inch. tapi bila Metric yang anda pakai, konversi dari angka itu adalah Nominal Pipe Size DN50.

PVElite Graphical User Interface (GUI)
    Ada baiknya bagi pemula, untuk memahami konsep apa Pressure Parts itu sendiri. Ada banyak istilah equipment yang di pakai di dunia Pressure Parts. Seperti Nozzles, Flanges, Head, Shell, Man Way, Weir Plate, Vortex Breaker, Tubesheet, dan lain sebagainya.
    Bila anda familiar, silahkan lanjutkan lagi.


    Ini adalah GUI pada PVElite 2010 dengan tampilan contoh Pressure Vessel 3D dari Project saya terdahulu.


    Di bawah adalah tampilan dengan informasi dari GUI dari PVElite yang dapat memudahkan kita untuk mendesain suatu Pressure Parts.
    Bila anda perhatikan pada Main Menu, di PVElite tidak terdapat tombol Back yang berguna untuk Undo bila anda melakukan suatu kesalahan Minor / Major saat men-desain. Jadi anda harus mengulang ulang desain & semua parameter input yang telah anda masukkan.



COMPRESS Menu
    Compress yang saya pergunakan sebagai bahan untuk komparasi adalah Compress build 6258 (tahun 2009). Di bandingkan dengan versi terbaru sekalipun, perbedaannya tidak terlalu signifikan.
    Saat memulai menggunakan Compress, kita tidak akan diberi pilihan seperti halnya PVElite tadi. Tapi kita langsung di bawa ke main menu.
   
    Tampak di tampilan Compress yang bersih tanpa adanya menu tambahan. Satu kelebihan yang terasa manfaatnya buat pemula yang ingin belajar software untuk Pressure Parts, adalah Compress mempunyai fasilitas Wizards alias Bantuan.
    Wizard ini bisa di pakai dari awal sampai menghasilkan suatu desain yang komprehensif, karena semua Parameter awal berada di satu tempat. Hanya tinggal anda yang meng-kustomisasinya.
    Gambar di bawah, mungkin akan lebih memperjelas.


Compress Graphical User Interface (GUI)
    Sedikit banyaknya perbedaan & tingkat kesulitan saat penggunaan software, semuanya bergantung pada anda sebagai User.
Bila di PVElite tidak mempunyai tombol Back, maka lain halnya dengan Compress. Compress mempunyai tombol tersebut.


KESIMPULAN
    Untuk lebih memudahkan mengetahui perbedaan antara keduanya, berikut adalah kesimpulan yang saya bisa rangkum karena tidak semua kemampuan software yang saya bahas saya ikutkan di dalam penulisan.
1. PVElite tidak untuk pemula yang BELUM paham konsep dasar Pressure Parts.
2. PVElite Tidak mempunyai tombol Back yang memudahkan untuk meralat kesalahan saat mendesain seperti halnya COMPRESS.
3. PVElite memakai konsep Advanced in Usage, yang artinya Tidak ada waktu untuk belajar/mempelajari software ini tanpa Manual/panduan dari yang berpengalaman.
4. Model bisa di-kustomisasi walaupun saat di "Running" banyak terdapat pesan ERROR yang artinya "Not Acceptable".
5. Format REPORT yang editable (Format text, Words, ataupun Spreadsheet)
6. COMPRESS sangat recommended untuk pemula yang belum paham dengan konsep Pressure Parts sekalipun karena mempunyai fasilitas WIZARD & user friendly.
7. Bila ingin memasukkan Value tertentu saat perancangan & itu bertentangan dengan Codes, maka COMPRESS akan menolak & kembali ke Value awal yang tanpa Error.
8. Format REPORT dalam bentuk PDF dan dengan tampilan gambar 2D grafik.


Mungkin saat ini hanya segini saja yang bisa saya share di sini. Lain waktu akan saya bahas lebih mendalam di posting selanjutnya.


TO BE CONTINUED . . .

PEMBACA YANG BERSAHABAT TIDAK LUPA MENINGGALKAN KOMENTAR...

 
 

6 komentar:

  1. Sangat bermanfaat sekali mas bro untuk Ilmunya..

    BalasHapus
  2. Ada Link nya Compress ga mas bro ?? jd pengen nyoba..

    BalasHapus
  3. @Om afri : alhamdulillah...sama sama masbro.
    @bro h.setyawan : hehehe...link versi lama banyak berteberan di forun underground. Tapi saya kmrn request ke pembuatnya langsung. Alhamdulillah dikasih compress versi trial 30 hari full working.

    BalasHapus
  4. terimakasih mas :)
    kalau bisa, mohon bantuannya dalam pengerjaan dan cara penggunaan dari PV Elite ini sendiri.
    terimkasih sebelumnya mas :)

    BalasHapus
  5. mas, mau tanya.....kalo bedanya sama PDMS gmana mas???
    makasih sebelumnya...

    BalasHapus
  6. mantap benchmark-nya mas bro...

    BalasHapus

silahkan komentari tulisan saya ini...